Sistem Pernapasan pada Hewan (Materi Pelajaran IPA SD/MI Kelas 5)
1. Hewan dengan Alat Pernapasan Insang
Secara umum, hewan yang hidup di air alt pernafasasnnya adalah menggunakan insang, namun terdapat juga yang menggunakan paru-paru seperti halnya pada paus, lumba-lumba dan pesut. Alat pernafasan ikana dalah insang, yang berada di sisi kepala dengan bentuk yang menyerupai sisir.
Bagian-bagian insang yaitu terdiri dari 3 bagian, antara lain:
- Rigi-rigi. Bagian insang ini mempunyai fungsi sebagai penyaring terhadap kotoran yang terdapat di air supaya tidak masuk ke lembaran insang.
- Lembaran-lembaran insang. Bagian insang ini mempunyai fungsi untuk menyerp udara yang berada di dalam air.
- Lengkung insang. Bagian ini mempunyai fungsi untuk melekatnya lembaran-lembaran inssang.
2. Hewan dengan Alat Pernapasan Paru-Paru
a. Mamalia
Hewan mamalia atau sering kita mengenalnya sebagai hewan menyusui banyak kita jumpai berada. Sebagai contoh hewan mamalia adalah kuda, gajah, kambing, harimau, kelelawar, dan juga kera. Contoh hewan mamalia tersebut merupakan contoh yang hidup di darat. ada pula contoh hewan mamalia yang hidupnya di air, misalnya ikan paus, lumba-lumba, dan juga pesut. Alat pernapasan dari hewan mamalia terdiri dari hidung, batang tenggorokan, cabang tenggorokan, dan juga paru-paru. Di dalam paru-paru terjadi suatu penyerapan oksigen, sedangkan untuk gas karbondioksida dan uap air akan dihembuskan keluar lewat hidung. Untuk lubang hidung ikan paus yaitu berada di atas kepalanya, oleh karenanya ikan paus dapat bernapas sementara mulutnya berada dalam air.
b. Burung
Hewan ini mempunyai alat pernapasan yang terdiri dari hidung, batang tenggorokan, dan paru-paru yang berhubungan dengan pundi-pundi udara yang manan pundi-pundi udara tersebut akan membantu pernapasan burung pada waktu burung terbang. Terdapat lima pasang pundi udara pada burung, antara lain: (1) pundi-pundi udara pangkal leher, (2) pundi-pundi udara antartulang selangka bercabangcabang membentuk pundi-pundi udara di dalam tulang lengan atas, (3) pundi-pundi udara dada depan, (4) pundi-pundi udara dada belakang, dan (5) pundi-pundi udara perut.
Pada waktu burung terbang, fungsi dari pundi-pundi udara yaitu memasukkan dan mengeluarkan udara dari dan ke dalam tubuh burung. Pada saat sayap burung dikepakkan ke atas, udara akan masuk ke pundi-pundi udara lalu ke paru-paru. Saat burung mengepakkan sayapnya ke bawah, udara dari paru-paru akan dikeluarkan lewat pundi-pundi udara.
Adapun cara pernapasan burung pada saat tidak terbang yaitu dengan menghirup udara lewat hidungnya. Kemudian udara akan disalurkan oleh batang tenggorokan menuju ke paru-paru. Pada bagian paru-paru inilah akan terjadi penyerapan oksigen serta terjadi proses pengeluaran gas karbondioksida dan uap air.
c. Reptil
Hewan reptil diknal juga dengans sebuatana hewan melata. sebagau contoh hewan reptil yaitu : cicak, kadal, tokek, buaya, komodo, ular, bunglon, dan kura-kura, serta penyu. Adapun alat pernapasan reptil terdiri dari hidung, batang tenggorokan, cabang batang tenggorokan, dan paru-paru. Pada bagian paru-paru terjadi penyerapan gas oksigen serta terjadi proses pengeluaran gas karbondioksida dan uap air. Pada hewan reptil yang hidupnya di air, misalnya saja buaya, pada waktu menyelam hidungnya bisa ditutup sehingga air tidak masuk ke dalam paru-paru. Cara pernapasan reptil yaitu udara dihirup lewat hidung. Udara lalu disalurkan oleh batang tenggorokan, dan diteruskan cabang batang tenggorokan menuju ke paru-paru.
d. Amfibi
3. Hewan dengan Alat Pernapasan Trakea
4. Hewan dengan Alat Pernapasan Kulit






