Pendidikan

Materi IPA kls 6, Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya

 A. Pengertian Makhluk Hidup

 Dalam setiap pernyataan suatu kejadian menurut sistem biologi dan ekologiorganisme (bahasa Yunani: organon yang berarti alat) adalah kumpulan molekulmolekul yang saling memengaruhi sedemikian sehingga berfungsi secara stabil dan memiliki sifat hidup.

Istilah organisme kompleks mengacu pada organisme yang memiliki lebih dari satu sel. nama lainya yang sering disebut selain organisme adalah makhluk hidup Organisme terdiri dari manusia ,tumbuhanhewan, serta mikro organisme.

Ciri-ciri makhluk hidup dianataranya adalah sebagai berikut:

a. Bergerak

b. Bernapas

c. Dapat berkembang biak

d. Dapat tumbuh dan berkembang

e. Membutuhkan makanan

f. Membutuhkan air

g. Membutuhkan suhu tertentu

h. Peka terhadap rangsang

i. Mengeluarkan zat sisa

Ciri-ciri tersebut di atas adalah hal yang membedakan dengan benda mati. Selain hal tersebut, ada juga CIRI KHUSUS MAKHLUK HIDUP yang merupakan pembeda dengan makhluk yag lainnya.

Ciri khusus dari organisme yang dimaksud adalah penyesuaian diri makhluk hidup terhadap lingkungannya atau sering disebut sebagai ADAPTASI.

B. Adaptasi dan Ciri-ciri Hewan

Bentuk Adaptasi Hewan

Fungsi dari adaptasi terhadap lingkungannya suatu hewan adalah mempunyai fungsi untuk :

1. Memenuhi kebutuhan hidup

2. Melindungi dari musuh yang akan menyerang

3. Untuk mempertahankan jenisnya

Di bawah ini adalah contoh BENTUK ADAPTASI HEWAN terhadap lingkungannya:

a. Bunglon

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Bunglon dapat merubah warna kulit tubuhnya

       Pernahkah melihat bunglon? Hewan bunglon memiliki kemampuan untuk merubah warna dari kulitnya sesuai dengan lingkungan dia tinggal. Misalnya saja pada saat bunglon di tanah, maka bunglon akan merubah warna kulitnya menjadi coklat sesuai dengan warna tanah. Apabila bunglon di atas pohon maka bunglon akan merubah warna kulitnya hijau seperti daun. Terus apa tujuannya peruahan warna kulit tersebut? Seperti yang sudah di jelaskan di atas bahwa fungsi adaptasi adalah salah satunya untuk melindungi dirinya dari serangan musuh. Kemampuan bunglon untuk merubah warna kulitnya sesuai dengan tempat dia singgah disebut sebagai “mimikri”.

b. Burung

     Pada burung juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi terhadap lingkungannya. Burung beradaptasi dengan lingkungannya karena burung memiliki bermacam bentuk paruh yang disesuaikan dengan jenis makanannya.

Sebagai contoh adalah pada burung elang memiliki paruh yang tajam dan bengkok, fungsinya adalah untuk mencabik-cabik mangsanya. Untuk kaki burung elang, cakarnya menyerupai kait. Kaki seperti ini berfungsi untuk merobek dan memegang mangsanya.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya

Burung elang mempunyai paruh yang tajam dan bengkok

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Cakar elang

Pada burung pipit memiliki paruh yang pendek, kuat dan runcing. Hal ini karena burung pipit jenis makanannya adalah biji-bijian.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya

Burung pipit mempunyai bentuk paruh runcing, pendek, dan kuat

Pada burung pelikan mempunyai paruh yang ada kantongnya. Paruh seperti ini mempunyai fungsi untuk menangkap ikan di air.

Burung pelikan memiliki paruh yang ada kantongnya

Pada burung flaminggo mempunyai bentuk paruh yang lebar dan berjumbai. Paruh ini mempunyai fungsi untuk menyaring udang dan binatang kecil lainnya dari air yang berlumpur.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Paruh burung flaminggo lebar dan berjumbai

Kaki burung flaminggo mempunyai bentuk yang panjang dan kurus (perhatikan gambar di bawah ini). Kaki flaminggo berguna untuk melindungi diri agar tidak tenggelam.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Kaki burung flaminggo

Pada burung kolibri bentuk dari paruhnya adalah panjang dan runcing. Paruh seperti ini berfungsi untuk menggapai madu (nektar) dari bunga.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Burung kolibri mempunyai panjang dan runcing

c. Ular

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Rahang ular melekat longgar dengan tulang pada rangka kepala

Ular adlah binatang karnivora (pemakan daging) yang tidak pernah mengunyah dalam memaan mangsanya, akan tetapi langsung ditelan secara utuh. Hal ini disebabkan susunan dari rahang ular adalah melekat secara longgar dengan susunan tulang pada rangka kepalanya. Dengan memiliki susunan rahang yang seperti ini maka memungkinkan ular dapat menelan mangsanya yang mempunyai ukuran yang lebih besar darinya.

d. Katak

Katak mempunyai kemampuan untuk berkamuflase (menyamar) pada kulitnya yang seolah-olah beracun untuk menghindari dari pemangsanya. Pada katak mempunyai lidah yang panjang dan lengket sehingga memudahkan dalam menangkap serangga.

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Kamuflase katak

e. Kucing

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Kucing

Mengapa kucing saat berjalan tidak pernah kedengaran suaranya? hal ini karena kucing memiliki lapisan pada kaki yang empuk dan tebal yang berfungsi untuk menyembunyikan kukunya. Karena pada waktu berjalan kuku kucing ditarik masuk, sehingga langkahnya tidak bersuara. Denagan demikian mangsanya tidak mendengar waktu di dekatinya. Namun pada saat ingin menerkam, kucing akan menegangkan dan dikeluarkan. Selain itu, kucing pada tempat yang gelap masih dapat melihat. Pernahkah kamu melihat mata kucing pada waktu di tempat yang gelap? pastinya akan terlihat ada sinarnya.

f. Kelelawar

Binatang kelelawar termasuk dalam nokturnal yang mana pada binatang nokturnal dalam mencari makan pada waktu malam hari. Pendengaran dan penciuman kelelawar sangat tajam. Cara kelelawar menangkap serangga pada dalam kegelapan adalah dengan menggunakan suara. Kelelawar mengeluarkan suara yang berfrekwensi tinggi yang tidak dapat di dengar oleh manusia, dan dari situ lah pantulan mangsa dapat diketahui oleh kelelawar.

g. Cicak

Ciri-ciri cicak yaitu:

  • Cicak mempunyai kaki yang bisa untuk menempel di langit-langit rumah dan dinding.
  • Cicak dalam menangkap serangga dengan cara menjulurkan lidahnya yang panjang.
  • Ciri khusus cicak adalah memutuskan ekornya yang mempunyai tujuan untuk mengelabuhi pemangsa. Ekor cock dapat tumbuuh lagi seperti semula yang di sebut juga autotomi yaitu kemampuan cicak untuk memutuskan ekornya sendiri.

Ketiga ciri di atas merupakan bentuk adaptasi dari cicak.

h. Bebek
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Bentuk kaki bebek pendek dengan 3 jari yang berselaput menjadi satu
Bebek lebih sering hidup di air dan memiliki bentuk paruh datar dan tumpul yang mana dengan bentuk seperti itu berfungsi untuk menyaring makanan dalam air. Makanan dari bebek yaitu serangga, cacing, sayuran. Selain dari bentuk paruh, bebek juga memiliki bentuk kaki yang pendek dengan tiga jari yang berselaput menjadi satu. Selaput bebk tersebut mempunyai fungsi untuk berenang..

C. Adaptasi dan Ciri-ciri Tumbuhan

Bentuk Adaptasi Tumbuhan

Sama halnya dengan hewan, pada tumbuhan pun juga mengalami penyesuaian diri terhadap lingkungannya (adaptasi).
1. Pohon cemara
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Pohon cemara
Adaptasi dari pohon cemara adalah mempunyai daun yang runcing yang mana daun tersebut berfungsi untuk mengurangi penguapan. Dengan daun yang runcing tersebut, maka pohon cemara melakukan adaptasi di lingkun yang yang panas.
2. Pohon Teratai
Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Pohon teratai
Pohon teratai hidupnya di air dengan daun yang lebar dan tipis. Bentuk adaptasi dari pohon teratai adalah bentuk daunnya yang lebar dan tipis tersebut yang mana mempunyai fungsi untuk mempercepat penguapan.
3. Putri Malu
Putri malu saat kena rangsangan (sentuhan)

Pada tanaman putri malu apabila terkena rangsangan berupa sentuhan akan mengatupkan daunnya. Inilah bentuk adaptasi tumbuhan putri malu terhadap rangsang sentuhan.

4. Kaktus

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya

Tanaman kaktus mempunyai tempat hidup pada daerah yag panas dan memiliki batang yang tebal dan berlapis lilin. Batang yang tebal tersebut berfungsi untuk penyimpanan air. Seluruh permukaan batang kaktus berduri yang berfungsi untuk peindung diri.

5. Kantong Semar

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Kantong semar

Tanaman kantong semar adalah tanaman pemakan serangga atau di sebut juga insektivora. Pada waktu-waktu tertentu tanaman kantung semar akan mengeluarkan bau yang menyengat yang berfungsi untuk menarik serangga. Pada tanaman kantong semar memiliki cairan khusus yang berfungsi untuk mencerna serangga yang terjebak dalam kantongnya tersebut. Hal ini menunjukkan bahwa tanaman kantong semar melakukan adaptasi terhadap lingkungan dalam mendapatkan makanannya.

7. Tumbuhan Bakau

Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya
Adaptasi tumbuhan bakau
Tumbuhan ini hidupnya di daerah pinggiran pantai yang mana pada tumbuhan ini mempunyai akar tunjang, sehingga akan tertopang secara kokoh. Denagan akar tunjang inilah bentuk adaptasi pohon bakau terhadap lingkuuungannya.

Seluruh materi bersumber dari: Ringkasan Materi IPA kls 6 SD

Latihan Soal: 
  1. Jelaskan pengertian makhluk hidup.
  2. Sebutkan ciri-ciri makhluk hidup!
  3. Sebutkan fungsi dari hewan yang beradaptasi terhadap lingkungannya .
  4. Bagaimana bentuk adaptasi tumbuhan putri malu terhadap rangsang sentuhan.
  5. Bagaimana tanaman kantong semar melakukan adaptasi terhadap lingkungan dalam mendapatkan makanannya.
Dengan kaitkata
Mata Pelajaran

Materi IPA kelas 4 SD/MI, Energi Bunyi, Sumber Bunyi dan Sifat-Sifat Bunyi

Energi bunyi dan sifat-sifatnya

 A. Pengertian Bunyi

              Bunyi adalah getaran di udara. Bunyi dapat dihasilkan dari berbagai benda dan hampir setiap makhluk hidup dapat menghasilkan suatu bunyi. Bunyi adalah energi gelombang yang berasal dari sumber bunyi, yaitu benda yang bergetar. Gelombang bunyi merupakan gelombang mekanik yang dapat merambat melalui medium. Gelombang bunyi adalah gelombang longitudinal.

           Bunyi merupakan salah satu bentuk energi yang ada di dunia ini. Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu mendengarkan beranekaragam suara, mulai dari suara musik, kicauan burung, klakson kendaraan bermotor, suara pesawat, kereta api, dan suara orang yang sedang berbicara. Semua suara itu dapat kita dengar karena adanya sumber suara/bunyi. Alat indra yang berfungsi sebagai alat untuk mendengar bunyi adalah telinga. Bunyi memberikan manfaat yang sangat banyak bagi kita. Dengan adanya bunyi, maka dunia tidak akan sepi.

B. Sumber Energi Bunyi

                 Sumber bunyi adalah semua benda atau alat yang dapat menghasilkan bunyi. Sumber bunyi dapat bergetar akibat pukulan, petikan, tiupan maupun gesekan. Sumber energi bunyi ada bermacam-macam. Manusia juga dapat menghasilkan bunyi karena mempunyai pita suara. Ketika kita berbicara, pita suara yang ada di dalam tenggorokan bergetar. Alat-alat musik juga merupakan sumber bunyi. Ada bermacam-macam cara untuk memainkan alat musik agar berbunyi. Sebagai contoh gitar dan kecapi. Alat ini dapat menghasilkan bunyi jika dawainya dipetik. Seruling dan terompet jika ditiup akan menghasilkan bunyi.

               Sebagian besar alat musik dilengkapi resonator. Resonator merupakan ruang udara yang berfungsi untuk memperkuat bunyi. Alat musik yang dilengkapi resonator antara lain gitar dan biola. Ketika senar pada gitar dipetik, akan terjadi getaran pada senar tersebut. Adanya getaran senar menyebabkan bergetarnya udara di dalam kotak gitar. Peristiwa ini disebut resonansi. Resonansi inilah yang menyebabkan bunyi menjadi lebih kuat. Resonansi adalah bergetarnya suatu benda karena getaran benda lain. 

           Bunyi akan terdengar kuat ketika kita berada di dekat sumber bunyi. Bunyi terdengar semakin melemah jika kita menjauhi sumber bunyi. Bunyi yang dihasilkan berbagai benda ada yang kuat, lemah, melengking, atau bernada rendah. Tinggi rendanya bunyi ditentukan oleh frekuensi. Kuat lemahnya bunyi ditentukan oleh amplitudo. Banyaknya getaran per detik disebut frekuensi. Satuan frekuensi adalah Hertz (Hz). Semakin banyak getaran berarti frekuensinya semakin besar, akibatnya bunyi yang dihasilkan terdengar tinggi.

Informasi tambahan yang berhubungan dengan bunyi
1. Nada adalah bunyi yang frekuensinya teratur.
2. Desah adalah bunyi yang frekuensinya tidak teratur.
3. Warna bunyi (timbre) adalah bunyi yang frekuensinya sama tetapi terdengar berbeda.
4. Dentum adalah bunyi yang amplitudonya sangat besar dan terdengar mendadak.

Berdasarkan kuat lemahnya atau frekuensinya, bunyi dibedakan menjadi tiga jenis yaitu :

  1. Infrasonik

           Infrasonik adalah bunyi yang sangat lemah. Jumlah getaran bunyinya kurang dari 20 getaran per detik. Kita tidak dapat mendengarkan bunyi ini. Hanya hewan-hewan seperti jangkrik, angsa, anjing dan gajah yang dapat mendengarkannya.

      2. Audiosonik

          Audiosonik adalah jenis bunyi yang dapat kita dengar. Jumlah getaran bunyinya berkisar antara 20 sampai 20.000 getaran per detik.

      3. Ultrasonik

           Ultrasonik adalah bunyi yang sangat kuat, di atas audiosonik. Jumlah getaran bunyinya lebih dari 20.000 getaran per detik. Bunyi ini juga tidak dapat kita dengar. Hewan yang dapat menangkap bunyi ini, misalnya kelelawar dan lumba-lumba.

download (53)

C. Sifat-Sifat Bunyi

Energi bunyi mempunyai sifat dapat berpindah ke tempat lain dengan cara merambat melalui media tertentu. Selain itu bunyi juga dapat dipantulkan dan diserap.
  
1. Bunyi Dapat Merambat Melalui Zat Padat, Zat Cair, dan Gas
          Getaran bunyi merambat dalam bentuk gelombang. Oleh karena itu, bunyi yang merambat disebut gelombang bunyi. Gelombang bunyi dapat merambat melalui zat padat, cair, dan gas. Bunyi dapat merambat melalui benda padat. Perambatan bunyi melalui benda padat dapat kita temukan pada mainan. Misalnya mainan telepon-teleponan.

         Perambatan bunyi melalui benda cair dapat kita temukan ketika dua batu diadu di dalam air maka bunyi yang ditimbulkan dapat kita dengar.

        Perambatan berlangsung paling cepat melalui udara. Bunyi tidak dapat terdengar di ruangan yang hampa udara, misalnya di angkasa luar. Seorang astronaut tidak dapat mendengarkan suara astronaut yang lain tanpa menggunakan alat bantu. Mereka dapat bercakap-cakap dengan bantuan komunikasi radio. Jadi, bunyi dapat merambat jika ada zat perantara yang dilaluinya. Makin rapat atau padat medium perantara, kecepatan rambat bunyi makin besar. 

images (2).jpg

 2. Bunyi Dapat Diserap dan Dipantulkan
     Bunyi dapat mengalami pemantulan (refleksi), ini karena bunyi merupakan gelombang longitudinal. Ketika merambat ke tempat lain, bunyi dapat mengenai benda-benda di sekitarnya. Bunyi yang mengenai permukaan suatu benda dapat dipantulkan ataupun diserap. Jika bunyi mengenai dinding, akan dipantulkan. Oleh karena itu, bunyi tersebut mengalami pemantulan. Biasanya benda yang keras, rapat, dan mengkilat bersifat memantulkan bunyi.

Soal IPA Kelas 4 SD Bab 11 no 7.jpg

        Berdasarkan jarak sumber bunyi dan dinding pemantul, maka bunyi pantul dapat dibedakan menjadi 3 jenis yaitu : 

             a. Bunyi pantul memperkuat bunyi asli 
           Yaitu bunyi pantul yang dapat memperkuat bunyi asli. Biasanya terjadi pada      keadaan antara sumber bunyi dan dinding pantul jaraknya tidak begitu jauh (kurang dari 10 meter)

             b. Gaung 
            Adalah bunyi pantul yang terdengar kurang jelas atau tidak sejelas bunyi aslinya. Gaung terjadi karena bunyi pantul bercampur dengan bunyi asli. Akibatnya, bunyi pantul ini mengganggu pendengaran. Gaung biasanya terjadi pada jarak antara 10 sampai 20 meter. Gaung dapat terjadi di dalam gedung bioskop, gedung konser, atau gedung pertemuan. Oleh karena itu, untuk meniadakan gaung pada gedung bioskop atau gedung pertemuan perlu dipasangi bahan peredam bunyi.

            c. Gema 
          Adalah bunyi pantul yang terdengar setelah bunyi asli. Gema terdengar jelas seperti bunyi aslinya. Gema terjadi jika jarak antara sumber bunyi dan dinding pemantul bunyi cukup jauh. Biasanya terjadi pada jarak lebih dari 20 meter. Gema akan terjadi jika kita berteriak di tengah-tengah stadion sepak bola atau di lereng bukit. Jenis bunyi pantul lain adalah bunyi pantul yang memperkuat bunyi asli. Sifat bunyi pantul ini yaitu memperkuat bunyi asli. Contohnya suara kita ketika bernyanyi di dalam kamar mandi.

          Benda-benda yang dapat menyerap bunyi dinamakan peredam bunyi. Bahan peredam bunyi misalnya styrofoam atau gabus, busa, dan karpet. Bahan-bahan ini banyak dipasang pada dinding sebelah dalam ruangan studio musik ataupun studio rekaman. Dengan dilapisi peredam bunyi, suara musik yang keras tidak terdengar dari luar studio. Selain itu, pemasangan peredam bunyi juga untuk menghindari terjadinya gaung. 

3. Bunyi dapat dibiaskan
Salah satu sifat gelombang yang juga berlaku pada bunyi adalah mengalami pembiasan (refraksi). Contohnya adalah fenomena petir yang terdengar lebih keras pada malam hari dibanding siang. Ini karena suhu udara atas pada siang hari lebih dingin dibanding suhu udara bawah. Sementara pada malam hari sebaliknya.

4. Bunyi termasuk gelombang longituginal
Gelombang longitudinal adalah gelombang yang arah rambatnya sejajar/sama dengan arah getarnya.

5. Gelombang bunyi mengalami pelenturan
Gelombang bunyi dapat mengalami pelenturan (difraksi) dengan mudah.karena gelombang bunyi di udara memiliki panjang dalam rentang sentimeter sampai beberapa meter. Gelombang yang panjang itu akan lebih mudah mengalami difraksi.

6. Bunyi atau gelombang bunyi mengalami perpaduan
Bunyi juga dapat mengalami perpaduan (interferensi) yang dibedakan menjadi dua yaitu interferensi konstruktif atau penguatan bunyi dan interferensi destruktif atau pelemahan bunyi. Contohnya ketika kita berada diantara dua buah loud-speaker dengan frekuensi dan amplitudo yang sama atau hampir sama maka kita akan mendengar bunyi yang keras dan lemah secara bergantian.

Manfaat Gelombang Bunyi

Beberapa manfaat gelombang bunyi dalam hal ini adalah pantulan gelombang bunyi adalah :

  • Dapat digunakan untuk mengukur kedalaman laut disini yang digunakan adalah bunyi ultrasonik.
  • Mendeteksi janin dalam rahim, biasanya menggunakan bunyi infrasonik.
  • Mendeteksi keretakan suatu logam dan lain-lain.
  • Diciptakannya speaker termasuk manfaat dari bunyi audiosonik.

 

 Sumber: Energi Bunyi, Sumber Bunyi dan Sifat-Sifat Bunyi

Contoh Soal:

  1. Benda atau alat yang menimbulkan bunyi disebut………………
  2. Getaran yang merambat disebut ………………..
  3. Gelombang bunyi ada dua macam, yaitu ………………..
  4. Contoh sumber-sumber bunyi adalah ………………..
  5. Satuan getaran dinyatakan dalam ………………..
  6. Frekuensi getaran adalah ………………..
  7. Benda dikatakan bergetar bila benda itu ………………..
  8. Gelombang bunyi tidak dapat merambat melalui………………..
  9. Gelombang yang arah simpangannya tegak lurus terhadap arah rambatnya disebut………………..
  10. Simpang getar yang paling besar disebut………………..
  11. Banyaknya getaran dalam waktu satu detik disebut………………..
  12. Bunyi yang dihasilkan oleh sumber bunyi yang frekuensinya tidak teratur disebut………………..
  13. Benda yang kerapatan getarannya besar akan menghasilkan………………..
  14. Perantara bunyi dapat berupa ………………..
  15. Bila kita berteriak dipegunungan, kita akan mendengar suara kita dipantulkan setelah………………..
  16. Cepat rambat bunyi bergantung ………………..
  17. Syarat-syarat bunyi dapat kita dengar adalah ………………..
  18. Suara bunyi yang teratur getarannya disebut ………………..
  19. Peristiwa ikut bergetarnya  udara (benda) karena ada benda lain yang bergetar disebut ………………..
  20. Manusia hanya dapat mendengar bunyi bunyi yang frekuensinya antara ………………..
  21. Makin besar amplitudo suatu suara, maka ………………..
  22. Waktu yang dibutuhkan oleh suatu getaran sempurna disebut ………………..
  23. Getaran infrasonik ialah getaran yang frkueninya ………………..
  24. Bunyi yang nadanya sama, tetapi kedengaranya berbeda disebut ………………..
  25. Pemantulan yang sempurna akan menimbulkan ………………..